Honda segera luncurkan versi terbaru Odyssey
KARAWANG: PT Honda Prospect Motor (HPM) akan meluncurkan mobil terbaru MPV (multi purpose vehicle) premium Odyssey pada September tahun ini untuk mengisi kekosongan model kendaraannya di segmen kendaraan multiguna mewah.
Marketing and After Sales Services Director PT HPM Jonfis Fandy mengungkapkan prinsipal Honda di Jepang sedang menyiapkan versi minor model change Odyssey. Varian terbaru MPV dengan beberapa perubahan pada tampilan ini akan dirilis dalam waktu dekat di Negeri Sakura.
"Kami perkirakan September masuk Indonesia," katanya di sela-sela kunjungan ke pabrik HPM, kemarin.
HPM sendiri saat ini sudah tidak memasarkan Honda Oddyssey karena menanti varian baru yang sedang disiapkan prinsipalnya di Jepang. Penjualan terakhir dilakukan pada Maret tahun ini dengan volume penjualan yang tidak terlalu besar. Tahun lalu, rata-rata penjuaan mobil MPV premium Honda ini mencapai 30 unit sebulan, sedangkan pada 2005 sempat mencapai 50 unit per bulan.
Versi lama Honda Odyssey di Indonesia dipasarkan oleh HPM dengan harga sekitar Rp395 juta. Kemunculan versi terbaru diperkirakan akan membuat harga jual MPV Honda ini akan merangkak naik. "Saya belum tahu berapa harganya nanti. Ditunggu saja tanggal mainnya."
Jonfis menuturkan segmen MPV premium tidak terlalu besar di Indonesia karena harganya yang relatif mahal. Melihat kondisi ini, pihaknya tidak akan mematok target penjualan yang terlalu besar terhadap kendaraan berdapur pacu 2.400 cc ini.
Selain melalui HPM, Honda Odyssey juga diimpor secara CBU (completely built up) dari Jepang oleh kalangan importir umum. Bedanya, HPM mendatangkan model mobil ini langsung melalui pabrikan atau prinsipal Honda Jepang, sedangkan importir umum mengimpornya dari diler Honda yang ada di Jepang.
Disinggung mengenai kiprah Honda di segmen MPV yang lebih rendah yaitu dengan kapasitas mesin antara 1.700 cc hingga 2.000 yang selama ini diwakili oleh Honda Stream, Jonfis menuturkan untuk sementara HPM akan meninggalkan segmen ini.
Model terbaru Honda Stream memang sudah ada di Jepang. Namun, lanjutnya, setelah dikaji, prinsipal Honda belum berencana menyiapkan model khusus Stream untuk pasar mobil di Asia Oceania karena harga jualnya yang kurang kompetitif.
"Indonesia dan Thailand juga tidak ada model Stream baru. Dulu kita pasarkan dengan harga Rp248 juta, model barunya jika dijual di sini naik sekitar Rp40 juta atau menjadi Rp280 juta. Berdasarkan survei kami, dengan harga ini orang akan memilih Honda CR-V yang memang di mata masyarakat kita memiliki kasta tersendiri," paparnya.
Dia menambahkan penjualan Honda Stream tertinggi pernah dibukukan HPM pada 2005 yaitu sekitar 3.500 unit. Dia optmistis peran mobil ini nantinya akan tergantikan oleh Honda CR-V yang penjualannya terus meningkat.
"Apalagi pasar kendaraan MPV tujuh penumpang saat ini sudah tak sebesar dulu lagi," katanya.
bisnis.com
|
|