New Honda Stream tidak akan dipasarkan di Indonesia
Generasi kedua Honda Stream tidak akan di edarkan di Indonesia, sementara generasi pertama sudah tidak dipasarkan lagi sejak Mei lalu. Kekosongan itu menjadi peluang produsen otomotif lain untuk memasarkan minivannya.
Penyebabnya adalah harga jual yang terlalu tinggi untuk kelas konsumen minivan seperti Stream.
Menurut Jonfis Fandi, Direktur Marketing & After Sales Service Honda Prospect Motor (HPM) , Senin (18/6), harga jual yang tinggi itu karena Stream menggunakan platform yang sama dengan Civic dan CR-V. Platform Civic ini mahal karena dibuat dari material berkualitas tinggi dan kinerja yang bagus. Karena platform-nya mahal, maka Stream yang menggunakannya jadi mahal pula. "Model yang di Jepang itu mahal," tambahnya.
HPM sebagai distributor Honda di Indonesia sudah melakukan survei sebelum memutuskan menghentikan peredaran Stream di Indonesia. "Dalam survei kami menanyakan apa yang dipilih konsumen dengan harga Rp 300 juta, SUV atau minivan, hasilnya 90% memilih SUV," ujar Jonfis.
Selain di Indonesia, Honda Stream juga di discontinue di Thailand, Malaysia, dan negara-negara Asia Pasific lainnya.
Di Indonesia HPM mulai memasarkan Stream sejak awal 2002. Hingga tahun ini, ada tiga varian Stream yang dijual di sini yaitu 1.7 MT, 1.7 AT dan 2.0 AT. Sepanjang tahun ini, Stream terjual sebanyak 104 unit. Sedangkan sepanjang tahun lalu terjual 1.592 unit.
Di Jepang generasi kedua Honda Stream diluncurkan pada Juni 2006 dengan tampilan agresif dan sporty, kontras dengan Stream generasi pertama yang lembut dan halus.
mobilku.com
|
|