Honda akan hentikan produksi versi hibrida
TOKYO (Bloomberg): Honda Motor Co akan menghentikan produksi versi hibrida sedan Accord tahun ini menyusul keputusan perusahaan ini untuk memfokuskan diri pada pemasangan teknologi hibrida pada kendaraan dengan kapasitas mesin yang lebih kecil.
Juru bicara Honda Motor Co David Iida mengungkapkan sebagai produsen mobil hibrida terbesar kedua dunia, Honda akan mendesain ulang sedan Accord pada akhir tahun ini dengan tidak lagi memproduksi versi hibridanya.
Rencana Honda menghentikan versi hibrida sedan Accord ini dilaporkan oleh Harian Nikkei. Berita ini sejalan dengan program yang pernah dicanangkan Presiden Honda Motor Co Takeo Fukui yang berencana memasangkan teknologi yang memadukan bensin dengan listrik ini pada kendaraan dengan mesin yang lebih kecil, termasuk pada Honda Civic.
Fukui menyatakan akan melengkapi kendaraannya dengan mesin diesel yang juga dianggap mampu menekan emisi karbondioksida kendaraan. Strategi Honda ini diproyeksikan dapat mengimbangi langkah produsen kendaraan hibrida terbesar dunia yaitu Toyota Motor Corp yang berencana akan memasangkan teknologi hibrida pada semua model kendaraannnya.
Honda merupakan pabrikan pertama yang memproduksi kendaraan hibrida dan mobil berteknologi fuel-cell? dan memasarkannya di Eropa. Langkah ini ditempuh produsen mobil yang bermarkas di Tokyo ini untuk memenuhi ketentuan ambang batas emisi pemerintah AS dan Jepang.
Akhir tahun lalu, Honda menyatakan akan menawarkan kendaraan bermesin diesel dengan kandungan polusi terendah agar dapat memenuhi standar emisi yang ditetapkan Lembaga Perlindungan Lingkungan AS. bisnis.com
|
|