Penjualan Honda Sepanjang Mei Turun Tipis



Penjualan mobil Honda, sepanjang Mei lalu menurun tipis. Penurunan tersebut dikarenakan berkurangnya masa transaksi berkaitan dengan banyaknya hari libur.

Penjualan wholesale - dari pabrik ke dealer - menurun 715 unit yaitu dari 5.154 unit di April menjadi 4.439 unit sepanjang Mei. Sedangkan penjualan ritel - dari dealer ke konsumen - menurun 11 unit, dari 4.941 unit menjadi 4.930 unit.

"Alasannya karena banyak hari libur, tidak ada penyebab atau faktor khusus yang menyebabkan terjadinya penurunan. Dan kalau dilihat secara umum, rata-rata penjualan merek yang ada juga mengalami penurunan," papar Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual PT Honda Prospect Motor (PT HPM) saat dihubungi Tempo, di Jakarta, Selasa (9/6).

Data yang dilansir anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyebutkan, penjualan mobil dan truk sepanjang Mei lalu menurun 7,2 persen. Bila selama April penjualan mencapai 65.232 unit, sepanjang Mei hanya sebesar 60.526 unit.

Sedangkan data PT HPM menunjukkan, penjualan varian hatchback Honda Jazz yang pada April mencapai 2012 unit, selama Mei menurun 1.604 unit. Honda Freed dari 1.080 unit menjadi 760 unit, Honda CR-V dari 1.571 unit menjadi 1.458 unit.

Sementara All New Honda City dari 255 unit meningkat menjadi 261, Honda Civic dari 80 unit turun menjadi 74 unit, dan Honda Accord dari 135 unit turun menjadi 96 unit.

Namun, Jonfis mengaku optimistis penjualan pada Juni dan seterus akan kembali normal. Bahkan ada kecenderungan untuk terus meningkat. "Honda Jazz masih menjadi pemimpin pasar di segmennya, begitu pula dengan model lainnya," aku dia.

Total penjualan Honda Jazz hingga Mei lalu mencapai 8.909 unit.

tmpointeraktif.com