PT Honda Prospect Motor Kirim 1000 Freed ke Thailand



Ekspor perdana dari varian Freed ini dilepas oleh Wakil Menteri Perdagangan, Mahendra Siregar,SE, M.Ec, Wakil Menteri Perindustrian,Dr.Ir. Alex S.W Retraubun, M.Sc, Dirjen Alat Transportasi dan Telematika, Dr.Ir Budi Darmadi, M.Sc, Dirjen Perdagangan Luar Negeri, Ir. Diah Maulida, MA, Dirjen Kerjasama Perdagangan Luar Negeri, Gusmardi Bustami, SH dan Presdir PT HPM, Yukiro Aoshima di fasilitas pabrik HPM, Karawang, Jawa Barat.

Alasan adanya kegiatan ekspor ke Thailand ini karena PT HPM ditunjuk sebagai basis produksi Honda Freed untuk pasar Asia Tenggara oleh principal Jepang. Status PT HPM sebagai basis produksi membuatnya harus memenuhi kuota permintaan pasar ini yang berjumlah sekitar 5000 sampai 6000 unit perbulannya.

“Fasilitas produksi kami mampu memproduksi sekitar 50.000 unit perbulannya, sehingga kami tidak khawatir tidak bisa memenuhi permintaan pasar domestic dan ASEAN.” tutur Jonfis Fandy, Direktur Marketing dan After Sales Service PT HPM.

Sementara President Director PT HPM, Yukihiro Aoshima mengatakan sangat terhormat dengan kepercayaan Honda Motor Jepang untuk menjadi basis produksi Honda Freed di kawasan Asia Tenggara yang sekaligus membuktikan kualitas pabrik di Indonesia telah memenuhi standar dunia.

“Kami sangat bangga bahwa Honda Freed yang diproduksi di Indonesia akan dipasarkan di Negara produsen otomotif seperti Thailand.” tambahnya lagi.

Di Indonesia sendiri, Honda Freed diluncurkan pada bulan Juni 2009, dimana Indonesia merupakan Negara pertama di luar Jepang yang meluncurkan MPV ini ke publik. Freed juga mengkontribusikan 13% dari total penjualan PT HPM atau 1.600 unit per bulannya. Sampai dengan bulan November 2009 Freed berhasil terjual sebanyak 8.483 unit.

Selain ke Thailand, PT HPM telah mengekspor sebanyak 60 unit ke Brunei Darussalam dan Singapura.

smartdrive.co.id