Tujuh Belas Juta Jam Tanpa Kecelakaan



PT Honda Prospect Motor menerima Penghargaan Kecelakaan Nihil atau Zero Accident Award dari pemerintah Republik Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia di Hotel Sultan - Jakarta pada tanggal 14 Oktober 2009.

PT Honda Prospect Motor (HPM) berhasil menerima Zero Accident Award setelah perusahaan ini mampu mengumpulkan jam kerja tanpa kecelakaan sebanyak 17.500.090 jam kerja. Hasil tersebut diperoleh dari penghitungan sejak 20 April 2006 sampai dengan 30 September 2009. Berdasarkan syarat yang diajukan pemerintah, sebuah perusahaan layak menerima penghargaan ini setelah mengumpulkan 6.000.000 jam kerja tanpa kecelakaan atau tidak kehilangan jam kerja selama 3 tahun berturut-turut.

Menanggapi penghargaan tersebut, Yukihiro Aoshima, President Director HPM mengatakan, ”Di Honda kami percaya bahwa produk dengan kualitas tinggi hanya akan tercipta dari sebuah lingkungan dimana para karyawan dapat bekerja secara aman dan nyaman. Karena itu, keselamatan kerja selalu menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan produksi yang dilakukan Honda.”

Selain sebagai pemasar resmi merek Honda di Indonesia, HPM juga memproduksi sendiri model-model Honda yang telah menjadi favorit masyarakat seperti Honda Jazz, Honda CR-V, dan Honda Freed. Produksi tersebut dilakukan di pabrik seluas 52.000 meter persegi yang terletak di kawasan industri Karawang, Jawa Barat.

Pabrik yang didukung oleh sekitar 3.000 karyawan tersebut mampu memproduksi sebanyak 50.000 unit per tahun. Bahkan, dengan kapasitas yang dimilikinya, pabrik HPM telah ditunjuk menjadi basis produksi Honda Freed – yang merupakan model MPV terbaru Honda – untuk kawasan Asia Tenggara.

”Dengan tingkat produksi Honda yang terus meningkat dari tahun ke tahun, perhatian terhadap keselamatan kerja semakin menjadi prioritas utama, baik dalam memastikan proses kerja yang aman maupun menciptakan lingkungan kerja yang kondusif bagi setiap karyawan,” tambah Yukihiro Aoshima.

Untuk menjamin keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungannya, HPM membentuk Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) yang bertugas memastikan setiap proses pekerjaan berjalan sesuai dengan standar keselamatan yang telah ditentukan. Tugas panitia ini antara lain menjamin ketersediaan perangkat keselamatan seperti Alat Pelindung Diri (APD) yang sesuai standar untuk beragam lini produksi, sistem proteksi kebakaran, mobil emergency, dan sebagainya.

Berbagai pelatihan dan seminar keselamatan dan kesehatan kerja juga dilakukan secara berkala untuk memberikan pengetahuan kepada karyawan mengenai identifikasi potensi bahaya yang ada di tempat kerja sehingga dapat menghindari timbulnya kecelakaan di tempat kerja.

Selain itu, HPM juga melengkapi area kerjanya dengan berbagai fasilitas pendukung seperti rest area, poliklinik, sarana ibadah, sarana olahraga, hingga sebuah danau wisata yang bertujuan untuk menunjang kenyamanan dan kesehatan karyawan dalam bekerja.

oto.co.id