Honda Freed Konvoi di Bali



Sosok Honda Freed yang beberapa bulan belakangan menjadi buah bibir para pengguna mobil di Indonesia, sekitar dua pekan lalu melakukan konvoi di Bali. Lima unit Freed yang melintas dari kawasan Ubud ternyata menarik perhatian para pengguna jalan.

Saking penasarannya, sebuah Honda New CR-V berwarna silver terus menguntit Honda Freed berwarna abu-abu metalik hingga ke kawasan Jimbaran.

Hari itu, Rabu (3/6) sebanyak 18 wartawan dari Jakarta diboyong Honda Prospect Motor (HPM) ke Bali untuk melakukan test drive Honda Freed. HPM mendatangkan lima unit Honda Freed ke Bali. INILAH.COM salah satu dari sekian banyak media yang diundang dalam acara bertajuk Eclusive Media Test Frive itu.

Start dimulai dari Maya Ubud Resort, setiap mobil diisi empat sampai lima wartawan. Masing-masing kelompok akan menempuh rute yang berbeda satu sama lain. INILAH.COM bersama tiga media lainnya kebagian rute Ubud - Jenggala Jimbaran - Rip Curl Sunset Rd - Discovery Mall - Hard Rock.

Para wartawan yang sudah penasaran sejak Freed diperkenalkan secara eksklusif di Jakarta pada Maret lalu, sudah tak sabar saat melihat lima MPV anyar milik Honda Prospect Motor yang di parkir di pelataran Maya Ubud Resort. Mereka pun sibuk mengambil gambar berlatar spanduk ‘Let’s Freed’. Lima Honda Freed berwarna Hitam, putih, biru muda, abu-abu metalik dan silver yang terparkir rapi menjadi obyek yang menarik. Apalagi ada iming-imingnya, foto dengan konsep terbaik akan mendapatkan hadiah Rp 5 juta

Iya, Freed memang telah menjadi fenomenal. Belum dilaunching pun sudah mengundang banyak komentar, meski sebagian baru melihat sosok Freed dari foto-foto yang sudah sejak lama beredar di internet. Berbeda dengan para wartawan yang sudah lebih dulu melihat sosok Freed saat tampil di Jakarta Theater Maret lalu. Meski begitu Freed tetap menggoda mata untuk menatap lebih lama, apalagi sekarang para wartawan diberi kesempatan untuk mencoba performanya.

Sesuai dengan pembagian kelompok, para jurnalis pun naik ke mobil masing-masing. Presdir Honda Prospect Motor Yukihiro Aoshima didampingi Marketing and After Sales Director Jonfis Fandy mengangkat bendera start melepas para peserta test drive Honda Freed.

Keluar dari kawasan Maya Ubud Resort, Freed langsung digeber. Di kabin Freed berwarna abu-abu metalik, INILAH.COM duduk disamping pengemudi, yang dikendalikan Bibid seorang wartawan senior, sementara di belakang ada dua rekan wartawan lain.

Sambil mengomentari tentang interior Freed , sesekali Bibid menginjak lebih dalam pedal gas MPV tujuh penumpang ini. “Wah! agak payah nih tarikannya,” komentarnya singkat sambil berusaha menyalip mobil-mobil di tengah kepadatan lalu lintas menuju rute pertama di kawasan Jimbaran.

Iya, sumber tenaga Honda Freed memang hanya ditopang mesin 1.5-liter VTEC 4-silinder dengan transmisi otomatis 5 percepatan atau transmisi CVT yang menyemburkan daya sebesar 120 hp. Mobil seven seater dengan ukuran panjang 4,215 meter, lebar 1,695 meter, dan tinggi 1,715 meter ini, baru terasa tarikannya saat berada di rpm 2000 ke atas. “Tidak seperti Honda Jazz atau City, begitu pedal gas diinjak langsung melesat,” ujar Bibid lagi.

Meski Freed paling kecil dibanding kompetitornya -- Livina atau Avanza -- namun desain keseluruhan bodi memang tidak terlalu kecil. Pas untuk sebuah MPV mini yang stylish, lebih gaya karena bodi Freed merupakan penggabungan bentuk segitiga (depan) dan kotak (belakang). Atau Honda lebih suka menyebutnya sebagai triangle square.

Dua rekan wartawan yang duduk di baris kedua sepakat bahwa ruang kabin tengah dan belakang tidak sekecil bodi luarnya. Apalagi desain jok baris kedua model terpisah (captain seat) menambah lega interior. Sehingga berpindah dari bangku tengah ke belakang atau sebaliknya nggak perlu repot, cukup membungkukkan badan sedikit kemudian berjalan diantara kursi kiri dan kanan di baris kedua. Begitu juga dari jok belakang ke baris kedua.

Kalau Anda Cuma memiliki dua orang anak, kursi belakang bisa dilipat sehingga sepeda sekali pun dapat masuk ke dalam mobil ini. Akses masuk buat penumpang sangat mudah, tersedia dua pintu geser di kiri dan kanan. Tinggal dorong handel, pintu akan terbuka dan menutup kembali secara otomatis. Sementara untuk versi non elektrik, pintu harus ditekan sambil didorong. “Wah! seperti pintu Alphard,” kata rekan yang duduk di baris kedua saat turun di pos pertama, Jenggala Jimbaran.

inilah.com