HPM Kaji Ulang Kedatangan Freed

Menyusul turunnya penjualan otomotif di berbagai negara termasuk Indonesia, agen tunggal pemegang merek (ATPM) Honda di Indonesia Honda Prospect Motor kini tengah mengkaji ulang Honda Freed, yang semula akan diluncurkan awal tahun depan.
Sumber INILAH.COM di HPM menyebutkan HPM terpaksa melakukan kajian ulang peluncuran Honda Freed di Indonesia yang semula dijadwalkan akan diluncurkan Januari tahun depan.
Menurut sumber tersebut, produk contoh memang sudah ada di Sunter. Bahkan beberapa waktu lalu, mobil 7 seater ini sudah berulang kali melalukan uji coba di jalan-jalan umum untuk melihat reaksi pasar.
Jonfis Fandy, Marketing and After Sales Service Director PT Honda Prospect Motor kepada INILAH.COM beberapa waktu lalu., mengatakan “Kami sedang melakukan studi. Sampai sejauh ini memang belum ada keputusan, apakah kita akan mendatangkan Honda Freed, atau MPV lainnya,” ujar Jonfis Jumat (13/6) lalu.
Namun sekitar 1,5 bulan lalu saat dikonfirmasi ulang Jonfis tidak membantah kalau Honda Freed akan masuk ke Indonesia paling cepat awal tahun depan. “Iya, mudah-mudahan tahun depan Freed sudah bisa kita pasarkan di Indonesia,” ujarnya.
Honda Freed yang dirilis Honda Motor Co, Mei lalu merupakan mini people mover terbaru, menggunakan platform Honda Jazz memiliki dimensi yang lebih kurang hampir sama, yaitu sekitar 1,655 mm. Namun sedikit lebih panjang sekitar 4,215 mm (Jazz-3,900 mm) dengan tinggi mencapai 2,740 mm. Sementara tenaganya, Honda Freed ditopang mesin 1.5-liter VTEC 4-silinder dengan transmisi otomatis 5 percepatan atau transmisi CVT yang mampu menyemburkan daya sebesar 120 hp.
Dengan mengusung mesin 1500cc i-VTECH, Honda mengklaim Freed akan lincah melakukan berbagai manuver, sekalipun demikian mobil ini diyakini hemat bahan bakar. Dari hasil ujicoba yang sudah dilakukan berulang-ulang, Freed menghabiskan 1 liter untuk jarak tempuh 16,4 km rendah emisi dan sesuai dengan standar emisi Jepang.
Bangkok Post, salah satu media paling berpengaruh di Thailand, menurunkan scoop story yang menyatakan Honda Freed akan diproduksi di Indonesia. Model ini akan menjadi wakil Honda di segmen yang sudah di isi Xenia-Avanza, Grand Livina bahkan Innova. Dari Indonesia, model ini di ekspor ke kawasan ASEAN.
Menurut Bangkok Post, ketika Avanza diluncurkan tiga tahun lalu, sumber-sumber Honda mengakui ide brilian itu, menciptakan mobil ultra compact 7-seater. Namun mereka yakin, soal kualitas dan tampilan akan jadi titik lemah Xenia-Avanza. Berangkat dari sana mereka menciptakan Honda Freed.
Meskipun ada yang menyebut-nyebut Honda Freed sebagai Xenia-Avanza Killer, itu mungkin terlalu berlebihan. Saat ini Avanza adalah mobil paling laris di Indonesia, Xenia juga termasuk salah satu yang terlaris. Daftar tunggu Xenia-Avanza masih tiga sampai empat bulan. Tapi, dengan persiapan matang, Honda Freed bisa menggoyang dominasi Xenia-Avanza, seperti dilakukan Grand Livina.
Menurut rilis Honda Motor Co., Honda Freed versi Jepang dipasarkan dengan 3 konfigurasi kursi berbeda yaitu : 7 seater (2-3-2) dengan captain seat di baris kedua, 8 seater (2-3-3) dan 5 seater (2-3) plus valume bagasi 1,275 liter.
Dimensinya lebih kecil dari Nissan Grand Livinia, tapi wheelbasenya hanya 10mm lebih pendek dari Innova. Sungguh menarik, bagaimana Honda bisa menciptakan overhang sepanjang itu dibandingkan dimensi mobil keseluruhan. Itu pula jawaban mengapa mobil ini bisa bertarung di segmen 7 – 8 seater.
Tidak seperti Grand Livina ataupun Xenia-Avanza, Honda Freed menggunakan pintu geser, seperti halnya Mazda5.
Petinggi-petinggi Jepang sudah mengumumkan Honda Freed bukan untuk pasar Jepang saja. Mungkin Indonesia salah satu diantaranya, apalagi kalau pernyataan Bangkok Post benar adanya, Freed akan di produksi di Indonesia, maka bersiap-siaplah untuk memilikinya.
inilah.com
|
|