All New Honda City




Honda City menggunakan mesin serupa Jazz, yaitu 1.5 liter i-VTEC dengan gearbox 5 AT atau 5MT. Panjangnya kini 4.395 mm, 1.715 mm lebarnya dan tinggi 1.470 mm. Ini berarti sedikit lebih panjang, bertambah 5 mm, lebih lebar 25 mm tapi lebih rendah 15 mm dibandingkan model sebelumnya. Membuatnya lebih lebar, dan lebih rendah menghilangkan kesan hatchback dengan bagasi yang selama ini ditempelkan di City lama, namun diklaim tetap terluas kabinnya di kelas Small Sedan.
Honda mengklaim, interior space new City terluas dikelasnya sehingga penumpang merasakan suasana lapang, terbuka tapi tetap aman.
Di Thailand ada tiga varian Honda City yaitu, S, V, dan SV. Varian S dan V hadir dengan beige interior, sedangkan top of the line, SV hadir dengan interior lebih gelap. Ketiga varian ini menggunakan tiga alloy wheel berbeda disain. Ada enam warna pilihan yaitu, Habanero Red Pearl, Deep Lapis Blue Metallic, Alabaster Metallic, Polished Metal Metallic dan Bold Beige Metallic serta Crystal Black Pearl.
Di Indonesia, 6 model warna yang sama seperti di Thailand pun ditawarkan. Namun varian yang ada berbeda dengan negara asalnya, yaitu Type Reclining dan Type non Reclining. Perbedaan mendasar terletak pada Type Reclaning yaitu, adanya Exhaust Pipe Finisher, Door Miror With Turning Signal, Kunci type Keyless Entry, Alarm, Rear Seat Reclining dan masih banyak lagi termasuk kelengkapan audio yang lebih unggul dibandingkan dengan Type yang Non Reclining.
Generasi ketiga Honda City lahir 1996, langsung mendapat respon luarbiasa di pasar Asia yang saat itu tumbuh pesat. Saat ini City diproduksi di tujuh Negara dan dipasarkan di 39 negara. City kini menjadi core model bersama Civic, Accord, CR-V dan Jazz. Penjualannya sudah melampaui satu juta unit pada akhir Mei 2008.
Honda City sudah empat generasi dan kini menjelma menjadi world car dan tidak lagi ASEAN car seperti leluhurnya. Konsumen di Thailand, Singapura dan India sudah menikmati model terbaru ini dan dalam beberapa hari lagi (November 2008) juga akan diluncurkan di Indonesia. Model ini juga akan diluncurkan di Eropa.
Generasi akhir (keempat) mengalami ubahan signifikan. Pengendaraan, efisiensi bahan bakar, dan kinerja-nya di acungi jempol. Lebih-lebih bagi yang memilih mesin i-DSI yang sangat irit. Juga tawaran teknologi CVT yang nyaman. Tapi tampilannya bagi sebagian orang tidak seperti sedan sejati. Lebih seperti hatchback yang diberi bagasi. Maklum, City menggunakan platform yang sama dengan Jazz.
Keluhan itu yang dikoreksi di generasi kelima ini. Geenerasi kelima ini sama sekali beda dari Jazz, meskipun masih berbagi platform. Dibagian dalamnya, City lebih mirip versi sedan dari Civic hatchback versi Eropa. Perubahan juga terjadi di sisi engine dan transmisi. Mesin i-DSI dan transmisi CVT absent, khususnya utnuk konsumen ASEAN.
Generasi kelima ini sendiri memiliki kelebihan sebagai sedan yang dapat berkompetisi dengan kelas diatasnya, sehingga konsumen mendapatkan sedan sekelas Small Sedan dengan harga Mini Sedan. Selain desain yang revolusioner mengalami perubahan total dibandingkan dengan Honda City tahun 2006 dan menjadi terunik di kelas Mini Sedan, Performa dan Fitur lainnya menjadikan All New Honda City terdepan dikelas Segment Mini Sedan.
Hal ini pula yang membuat All New Honda City menciptakan segment unik tersendiri diantara segment Mini Sedan (Toyota Vios, Suzuki Baleno, dll) dan segment Small Sedan (Honda Civic, Toyota Altis, Mitsubishi Evo, dll.)
Honda menyebut disain City baru ‘arrowshot’. Mobil ini seperti mengkonsentrasikan semua energinya di satu titik didepan, sementara bagian belakang agak terangkat. Ini terlihat seakan-akan new City siap melepas seluruh energinya, meskipun dalam kondisi diam.
Honda merancang mobil ini 45mm lebih rendah untuk mengubah kesan yang melekat di City generasi keempat. Disain seperti ini beresiko memangkas ruang kepala penumpang. Honda mensiasati lewat ubahan pada seat rail dan menipiskan bantalan kursi. Terobosan ini menghasilkan garis atap lebih rendah sekaligus lebih langsing tapi tetap menyediakan ruang kepala yang memadai.
Ada dua pilihan warna untuk interior varian Indonesia, Hitam (Type Reclining) atau Beige (Non Reclining). Honda mengubah pilar lebih kurus sehingga memperbaiki visibilitas.
Panel instrument dilengkapi dengan computer trip yang menampilkan konsumsi bahan bakar secara real time, sekaligus rata-rata dan jarak tempuh. Ini membantu pengemudi untuk belajar mengemudi secara efisien.
Bangku belakang bisa pisah-lipat 40:60 dengan armrest ditengah-tengah. Fitur Ultraseat tampaknya juga absen. Ada fitur yang jarang ada di segmenya yaitu roda kemudi bisa ditarik maju-mundur (Telescopic Steering System) selain dinaik-turunkan (Tilt Steering System).
Dengan menambah panjang wheelbase (dari 2450 jadi2550mm) manfaatnya, ruang kaki semakin lega. Ubahan lain adalah lantai lebih rendah 20mm
Mesin baru yang di pakai, SOHC i-VTEC memproduksi 120ps/6,600rpm dan 14,8Kg-m/4800rpm, jadi salah satu mesin paling kuat di kelasnya. Dibandingkan generasi lama terjadi kenaikan produksi daya maksimal sebesar 10hp.
Apa yang membedakan? Pada SOHC VTEC mesin terdahulu, hanya membuka atau menutup satu daru dua katup masuk /silinder pada rpm tertentu. Jadi pada saat rpm rendah, hanya satu katup yang beroperasi sehingga mesin irit, tapi mulai rpm tertentu katup kedua ikut kerja sehingga peforma meningkat. Pada mesin i-VTEC baru waktu bukaan dan seberapa lebar bukaan di variasi sejak awal. Namun tidak continuously tapi pada titik-titik rpm tertentu yang sudah diset sebelumnya.
Honda Lampung
|
|