Harga Mobil Honda Naik



Produsen mobil dalam negeri tak kuasa menghadapi situasi saat ini. Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika hingga kenaikan harga bahan baku menjadi alasan. PT Honda Prospect Motor (HPM) mengaku menaikkan harga produknya sekitar 5 - 6 persen untuk semua model pada November ini.

Kenaikan harga ini mereka lakukan untuk semua produk. Selama ini, produk yang HPM pasarkan antara lain seperti Jazz, CR-V, Odyssey, Accord dan Civic. Bukan mustahil, harga akan kembali melambung pada Desember menyusul belum turunnya nilai tukar rupiah. Direktur Pemasaran dan Layanan Purna Jual HPM Jonfis Fandy mengatakan, kenaikan sebuah produk bukan hanya ditentukan karena pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika."Tambahan fitur membuat harga naik. Ini merupakan hal yang lumrah karena setiap ada model baru harga pasti disesuaikan,"kata Jonfis, Kamis (27/11/2008).

Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika ke level Rp12.000 juga menjadi pertimbangan bagi HPM untuk menaikan harga. Sebab, harga komponen melonjak tajam karena sebagian masih diimpor. Mereka pun melakukan revisi harga.

Selain itu, untuk mengantisipasi krisis yang saat ini terjadi, HPM ikut memangkas produksi mereka hampir 40 persen. Serta, melakukan berbagai efisiensi di berbagai hal, internal maupun eksternal.

Namun, mereka mengatakan, tak berencana memangkas karyawan. Langkah yang mungkin, mengurangi karyawan di tingkat kontrak yang saat ini jumlahnya sekitar 10 persen dari total 2.800 karyawan HPM. "Karyawan kita usahakan tidak dipecat tapi dari 2 shift kita turun jadi 1 shift mulai November," ujarnya.

okezone.com